kemanapun aku pergi,,
siluetmu ada,,
kemanapun aku sembunyi,,
kau selalu ada,,
aku ingin sendiri,,
aku letih,,
aku harus meminta kepada siapa,,
apa ada jawaban?
tak ada yang jawab,,
sebab semua laba-laba sibuk,,
dan semua burung sibuk,,
semua hanya semu,,

aku ingin melihat ombak,,
tapi apa bagusnya,,
hanya seperti orang yang kebingungan,,
tiba-tiba,,
perasaan bersalah datang menghampiriku,,
perasaan ini menghantuiku,,
masih adakah pintu keluar?
lihatlah aku terkapar dan bingung,,
dengarkanlah jeritan ini,,
hingga aku kembali padamu,,
mungkin nanti,,
setelah aku sendiri,,
meski semuanya tak sama,,,
tapi semuanya kembali..