Rute Gowes Bogor keren untuk downhill yaitu perkebunan teh astra – Jalan Raya Puncak (gambar diatas hanya ilustrasi). Rasa lelah terbayar eksotis alam, salah satunya adalah jalur Telaga Warna. Jalur tersebut dimulai dari kawasan warung yang berdekatan dengan restoran Rindu Alam. Karena itu, banyak juga yang menyebut jalur tersebut dengan nama RIndu Alam. Dari kawasan warung, Cyclist harus rela on road dulu di Jalan Raya Puncak, kemudian masuk kawasan perkebunan Teh Astra di belakang Restoran Telaga Warna.

Setelah membayar ongkos masuk perkebunan Rp. 5000 per orang, cyclist langsung dihajar tanjakan dengan kondisi jalan bebatuan. Beberapa tanjakan bahkan sampai diatas 45 derajat dengan panjang tanjakan hingga 100 meter. “Di awal-awal, mental dan fisik langsung dihajar. Kalau nggak berpengalaman, pasti akan terpancing untuk ngoyo. Padahal, fisik bias langsung drop,” kata Juni Armanto yang langganan rute gowes bogor khususnya puncak.

Jalur bebatuan alias macadam it uterus berlangsung dan mendominasi jalur utama Telaga Warna. Namun, sekitar 2 kilometer kemudian, jalur akan berhenti di pertigaan jalur macadam. Dari situ, gowes bisa diteruskan dengan memilih jalan setapak sempit yang menyisir pinggiran bukit. Jalur tersebut sangat sempit dan hanya muat satu orang berjalan sendirian. Konsentrasi harus tetap focus karena lengah sedikit, cyclist bisa terpelanting jatuh ke lembah.

Meskipun begitu, pemandangan yang disajikan sangat cantik. Jalur juga tidak terlalu menanjak, bahkan cenderung landai. Apalagi, jalan setapak sangat pas dan nyaman untuk roda-roda off road MTB mencengkeram tanah. Tidak seperti jalanan macadam yang membuat handling agak susah karena sepeda terus bergetar. Para penggemar jalur puncak biasanya menyebut jalur macadam sebagai “bonus vibrator” karena getaran sepeda sangat keras.

Tantangan Rute Gowes Bogor Kebun Teh

Setelah dimanjakan dengan jalur tanah, medan selanjutnya lebih “menyiksa”. Sebab, banyak turunan yang curam. Jika dipaksakan menuruninya dengan menaiki sepeda, bisa-bisa sepeda terperosok meluncur ke dasar jurang. “Kalau sudah begitu, terpaksa harus turun dari sepeda. Lagi pula kalau dinaiki, sepeda tidak terkendali. Direm terus juga malah jatuh karena selip,” ujar Armanto.

rute gowes bogor untuk downhill

Gambar hanya Ilustrasi

Sebagian besar jalur kebun teh berupa tanjakan dan turunan curam. Kalaupun jalannya mendatar, disisi kanan dan kiri akan ditemui tebing atau jurang. Karena itu, kata Armanto, rem harus benar-benar pakem. Jangan sampai kondisi rem tidak prima yang bisa mengakibatkan kecelakaan.

Armanto menuturkan, kawasan kebun teh sejatinya memiliki banyak pilihan jalur. Disetiap sudut jalan selalu ditemui pertigaan atau perempatan jalur angkut daun teh atau jalur jalur setapak para pemetik teh. Karena itu, kawasan tersebut sejatinya member banyak pilihan titik finish. “Jalan Raya Puncak ada di lembah. Jadi, ke mana saja kita jalan di perbukitan, meskipun tersesat, jalan raya pasti terlihat. Kita tinggal mengikuti jalur-jalur yang mengarah ke jalan raya pasti sampai,” ujar Armanto.

Tips : Atur Pedaling, Turunkan Sadel

Biar sukses gowes di kawasan kebun teh, ada banyak hal yang perlu diperhatikan. Sebab, kondisi medan disana benar-benar buat para penggemar MTB tingkat lanjut. Kondisi sepeda harus prima, terutama perangkat rem. Kendur sedikit saja, akibatnya bisa fatal.

Armanto mengungkapkan, trik yang wajib digunakan adalah menurunkan seat post. Posisi sadel, kata dia, harus lebih rendah daripada biasanya. Memang jadinya tidak ideal karena cenderung lebih pendek. Namun, itu lebih memudahkan handling. Sebab, jika sepeda mulai tidak terkontrol, kaki bisa menjejak tanah untuk menahannya.

Selain itu, kata dia, sadel yang diturunkan membuat posisi tubuh lebih rendah ke tanah. Tujuannya, saat meluncur menuruni jalur curam, bagian belakang sepeda menjadi lebih berat. “Kemungkinan untuk terjatuh atau terguling kedepan bisa terhindarkan,” jelasnya.

Ilustrasi Rute Gowes Bogor Perkebuanan Teh Astra – Jalan Raya Puncak

Armanto menambahkan saat menanjak tajam, lebih baik pedaling diatur. Kalau perlu, gear disetel diposisi paling enteng untuk mempertahankan ritme pedali ng. memang, kata dia, speed menjadi sangat berkurang. Tepi, itu lebih baik daripada memaksakan diri. “Bisa KO duluan kalau ngejar speed,”, tuturnya (aga/c10/fat-Jawa Pos Edisi 16-9-2012)